Main Area

Main

Duta Baca Muba, Rojaki M.Pd. Hadiri Undangan International Forum on Spice Route (IFSR) 2019

duta-baca-muba-rojaki-mpd-hadiri-undangan-international-forum-on-spice-route-ifsr-2019-muba202hr1553318538.jpg

Duta Baca (Reading Ambassador) Musi Banyuasin, Sumatera Selatan hadir dalam forum yang berskala internasional di Museum Nasional, Jakarta.

Jakarta - (23/3/2019) Kembali sosok Duta Baca (Reading Ambassador) Musi Banyuasin, Sumatera Selatan hadir dalam forum yang berskala internasional di Museum Nasional, Jakarta. Forum on Spice Route (IFSR) 2019 merupakan forum internasional pertama yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim bekerjasama dengan Yayasan Negeri Rempah.

International Forum on Spice Route (IFSR) 2019 merupakan wadah untuk berbagi informasi dan pengetahuan mengenai budaya maritim Indonesia dan memperkenalkan kembali peranan penting Indonesia di skala global. Tema yang diusung IFSR adalah Reviving the World’s Maritime Culture through the Common Heritage of Spice Route, yang diselenggarakan dari tanggal 19 Maret – 24 Maret 2019 di Museum Nasional, Jakarta. Tentunya IFSR merupakan sarana untuk memperkenalkan kembali peranan penting Indonesia dalam skala global.

IFSR dihadiri oleh budayawan maupun sejarawan dari Indonesia maupun luar negeri (seperti Dr. Hassan Wirajuda, Prof. Anthony Reid, Prof. Dr. IBG Yudha Triguna, dll), Kantor Staf Presiden, Perwakilan Kementerian (seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, dll), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, perwakilan Kedutaan Besar Portugal, serta jejaring masyarakat rempah. IFSR sendiri dibuka oleh Dr. Hassan Wirajuda yang menjelaskan tentang sejarah jalur rempah di Indonesia, di mana jalur rempah menjadi sumber kejayaan serta malapetaka bagi Indonesia.

Kejayaan jalur rempah Indonesia bermula di masa kerajaan Sriwijaya, dan disampaikan bahwa keberadaan jalur rempah menjadikan kerajaan Sriwijaya sebagai pusat pertukaran budaya dan pengetahuan, utamanya ilmu tentang keagamaan Budha. Sedangkan, malapetaka didapat karena jalur rempah menjadi target utama penjajah dari Benua Eropa. Acara dilanjutkan oleh Prof. Anthony Reid dari Australian National University yang menjelaskan tentang pentingnya capaian Indonesia dikarenakan adanya jalur rempah, terutama pada tahun 1500 – 1650, yang perlu disebarluaskan dan ditanamkan dalam pendidikan sejarah Indonesia.

Acara yang berlangsung sangat padat ini pun, memberikan kesempatan kepada pengunjung mengamati berbagai rempah asli Indonesia yang dipamerkan di International Forum on Spice Route 2019 di Museum Nasional, Jakarta, sejak Selasa hingga acara usai nanti. Melalui sambuangan whatsap, Rojaki menyampaikan bahwa dirinya mendapat undangan khusus langsung dari ketua Ibu Kumoratih, Ketua Yayasan Negeri Rempah Foundation. Tentunya sebuah kebanggan, sosok Rojaki, M.Pd. bisa menjadi bagian peserta IFSR 2019 yang berlangsung sejak tanggal 19-24 maret 2019. Bertemu dengan berbagai narasumber dari berbagai negera dan juga Indonesia.

Tidak hanya itu, orang-orang yag hadir terdiri para pemangku kepentingan seperti pejabat publik, akademisi, budayawan, pakar, guru, praktisi/pemerhati seni, pemandu wisata, mahasiswa dari berbagai daerah, dan masih banyak lagi. "Saatnya saya menggali ilmu, pengalaman sebagai bekal pengetahuan yang berharga karena saat ini dipercaya sebagai Duta Baca Muba di bawah komando Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin yang mempunyai misi utama “Meningkatkan Minat Baca Masyarakat dan Pembangunan Kabupaten Muba menuju Muba Maju Berjaya 2022."

Rojaki menyampaikan bahwa dirinya mendapat undangan khusus langsung dari ketua Ibu Kumoratih, Ketua Yayasan Negeri Rempah Foundation. Tentunya sebuah kebanggan, sosok Rojaki, M.Pd. bisa menjadi bagian peserta IFSR 2019 yang berlangsung sejak tanggal 19-24 maret 2019. Bertemu dengan berbagai narasumber dari berbagai negera dan juga Indonesia.

Tidak hanya itu, orang-orang yag hadir terdiri para pemangku kepentingan seperti pejabat publik, akademisi, budayawan, pakar, guru, praktisi/pemerhati seni, pemandu wisata, mahasiswa dari berbagai daerah, dan masih banyak lagi. "Saatnya saya menggali ilmu, pengalaman sebagai bekal pengetahuan yang berharga karena saat ini dipercaya sebagai Duta Baca Muba di bawah komando Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin yang mempunyai misi utama “Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Menelusuri dan menyelamatkan arsip statis yang bernilai sejarah, dan terselenggaranya Focus Group Discussion (FGD) pada tingkat kabupaten untuk Pembangunan Kabupaten Muba menuju Muba Maju Berjaya 2022."

Sebelum menutup perbincangan, Rojaki pun ingin menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan kepada Duta Baca Muba, yang merupakan sosok guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 2 Unggul Sekayu dapat menghadairi acara yang berskala Internasional oleh Koordinator Kemaritiman RI dan Negeri Rempah Foundation.

Ucapakan terima kasih disampaikan setulus hati kepada Bapak Beni Hernedi,Wakil Bupati Musi Banyuasin, Apriyadi MahmudDrs. H. Apriyadi, M.Si. Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, Musni Wijaya, S.Sos. M.Si. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Musi Banyuasin, Drs. Yohanes Yubhar, Kepala Dinas Perpustakaan dan KerasipaN Muba, MM, Dra. Rr Mini Sari Wulan, M.Si. Kepala Sekolah SMAN 2 Unggul Sekayu, Dicky Meiriando, Dicky Meiriando, SSTP, MH. Kepala Dinkominfo Muba, Apriadi Abdul Aziz, Apriadi, S.Sos, M.Si,Sekretaris DPK Kab. Muba, Herawaty Kusnandar, Herawaty, S.Kom, Kabid Pembinaan Kearsipan, Zainal Abidin, Zainal Abidin, S.IP, M.Si Kabid Layanan Perpustakaan, Emi Haryadi, Emi Marviana, SE, M.Si, Kabid Pengembangan dan Kegemaran Membaca, Muri Ahmads, S.Pd. M.Si. Kepala SMP Negeri 6 Unggul Sekayu, Gerry Utama, tim pakar Kemko Maritim RI, lulusan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, Eka Nir Romadhoni, S. Pd., isteri tercinta, Sri Maryati Erwinsyah, Sri Maryati, S.Pd. M.Si., Galuh Septias Sari, Eka Romadhoni, NoviRara Eka, Octa Rini, Rini Zahari, Dedeq Mirda Aiuu Usc, Yenni Putri Zaim, seluruh rekan-rekan guru SMAN 2 Unggul Sekayu, dan peserta didik SMAN 2 Unggul Sekayu.Universitas Gadjah Mada, seluruh rekan-rekan guru SMAN 2 Unggul Sekayu, dan peserta didik SMAN 2 Unggul Sekayu.(ril)


Baca Juga :
Setelah Membunuh, Sadam Husen Lima Hari Bersembunyi Dalam Hutan Kini Diserahkan Kepolsek Lais
Chelsea Olivia Akhirnya Temukan
Pasangan Nikah Dibawah Umur Jadi Viral
Tanggapi Hasil Rapat Antara PT DSSP Power dan PLN UP3 Jambi, Ketua KNPI Bayung Lencir Geram
Ini Dia Pelaku Yang Membakar Tubuh Irma
Debu Masuk Ke Rumah, Warga Pasang Rambu Bertulisan Unik Di Tengah Jalintim
Lokasi Muba Expo 2019 Bakal di Gelar di Terminal Randik Sekayu

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)